Jakarta, CNBC Indonesia - Komite Tinggi Kepresidenan Palestina untuk Urusan Gereja menyerukan tindakan internasional untuk menyelamatkan sekolah-sekolah Kristen di Yerusalem. Seruan ini disampaikan setelah Israel menghalangi sejumlah guru dan staf dari Tepi Barat mencapai tempat kerja mereka.
Dalam pernyataannya pada Rabu, komite tersebut mengatakan otoritas Israel menolak menerbitkan maupun memperbarui izin masuk bagi sejumlah guru dan staf asal Tepi Barat. Kondisi ini membuat mereka tidak dapat mengajar dan bekerja di sekolah-sekolah Kristen di Yerusalem.
"Langkah-langkah ini memaksa lembaga-lembaga pendidikan Kristen