Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia turun lebih dari 2% pada perdagangan Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan. Pelemahan harga emas terjadi setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan ini.
Mengutip CNBC, Sabtu (5/9/2026), harga emas di pasar spot turun 2,2% menjadi US$ 4.376,04 per ounce, sehingga berada di jalur penurunan sekitar 1% dalam sepekan.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember melemah