SELAMA ini, pangan lebih sering kita lihat sebagai urusan perut. Pemerintah sibuk memastikan beras tersedia, harga tidak melonjak, stok aman, dan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Cara pandang ini tentu tidak keliru. Pangan memang kebutuhan dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Namun, jika pangan hanya ditempatkan sebagai persoalan konsumsi dan stabilitas harga, kita kehilangan peluang ekonomi yang jauh lebih besar.
Pangan sesungguhnya adalah sektor ekonomi yang dapat menciptakan pertumbuhan, lapangan kerja, investasi, nilai tambah, sekaligus