Jakarta, Beritasatu.com- Sektor pertambangan Indonesia dinilai perlu memasuki tahap baru dengan memperkuat hilirisasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut diperlukan agar kekayaan alam tidak berhenti diekspor sebagai bahan mentah, tetapi dapat menghasilkan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri.
Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development Universitas Indonesia (Ressed UI) Ali Ahmudi mengatakan, hilirisasi harus dibangun sebagai satu kesatuan ekosistem industri. Rantai tersebut mencakup pasokan dari tambang, pengolahan dan manufaktur, hingga menghasilkan produk akhir yang