REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG – Tingkat literasi masyarakat Lampung mengenai penjaminan simpanan baru mencapai 58,8 persen. Angka tersebut masih di bawah rata-rata nasional sebesar 62,5 persen.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengatakan Lampung menjadi salah satu wilayah yang dipilih untuk penguatan edukasi karena tingkat literasinya masih berada di bawah nasional.
“Kenapa Lampung? Karena memang Lampung ini secara rata-rata di bawah nasional, pengetahuan mengenai LPS,” kata Anggito dalam konferensi pers Lampung Financial Festival (Lampung Finfest) 2026 di Bandar Lampung,