Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan persetujuan penjualan bom, perangkat pemandu, dan peralatan militer lainnya senilai US$5 miliar (setara Rp 88 triliun) ke Arab Saudi.
"Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan kemampuan pertahanan udara Arab Saudi untuk melawan ancaman regional saat ini dan di masa mendatang, memperkuat pertahanan dalam negerinya, dan meningkatkan interoperabilitas dengan sistem yang dioperasikan oleh pasukan AS dan mitra kawasan Teluk lainnya," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/9/2026).
Penjualan ini juga