Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog menyiapkan stok beras sekitar 4,9 juta ton untuk memperkuat stabilisasi harga di tingkat konsumen. Sebagian pasokan digelontorkan langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel agar ketersediaan beras tetap terjaga dan harga tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan jajaran Bulog di berbagai wilayah. Mereka tidak hanya memantau pergerakan harga dan kondisi stok, tetapi juga memastikan tambahan beras dapat segera dikirim apabila kebutuhan di pasar meningkat.
Direktur Utama Perum