Depok (ANTARA) - Doktor Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) (FTUI) Nurhayati menghasilkan inovasi biomaterial berbasis sumber daya laut Indonesia dengan mengembangkan hidrogel penutup luka berbasis cellulose nanofiber (CNF) dari rumput laut Sargassum, yang berpotensi menjadi kandidat material penutup luka kronis.
"Rumput laut Sargassum, yang selama ini belum banyak dimanfaatkan, diolah menjadi CNF berdiameter rata-rata 9,50 nanometer," kata Nurhayati dalam keterangannya,Sabtu.
Ia mengatakan material CNF ini kemudian diformulasikan bersama polivinil alkohol (PVA), natrium alginat, dan kitosan melalui metode freeze-thaw.
Hasilnya, hidrogel