Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog mengusulkan porsi penyaluran MinyaKita melalui BUMN pangan ditingkatkan menjadi 100 persen dari realisasi domestic market obligation (DMO).
Usulan tersebut telah disampaikan secara tertulis kepada Menteri Perdagangan (Mendag), dan kini Bulog masih menunggu keputusan pemerintah.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan peningkatan porsi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan MinyaKita di pasar nasional.
“Kami sudah mengajukan secara tertulis kepada Pak Mendag untuk kenaikan DMO untuk BUMN,” kata Rizal dikutip dari Antara, Sabtu (5/9/2026).
Rizal mengatakan