Jakarta (ANTARA) - Volkswagen grup memulai rencana restrukturisasi perusahaan dengan menyederhanakan operasional dan menutup pabrik menyusul penurunan omset.
Melansir Top Gear, Jumat (4/9) waktu setempat, perusahaan itu menargetkan model kendaraan hanya akan tersedia setidaknya setengah dari jumlah yang dimiliki saat ini atau 75 dari total 150 merek.
"Kami sedang berada dalam transformasi terbesar dalam sejarah industri otomotif global. Semua orang terpengaruh oleh tarif AS, oleh runtuhnya pasar China dan erosi harga besar-besaran di sana, oleh konflik geopolitik seperti di Teluk