Oleh: Azhar, Pendiri Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf (IKHW)
REPUBLIKA.CO.ID, Setiap kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kalimantan, perhatian publik biasanya tertuju pada luas lahan yang terbakar, jumlah titik panas, kabut asap dan kerugian ekonomi. Padahal ada satu kerugian yang jarang dihitung secara serius: hilangnya rumah satwa liar. Api tidak mengenal batas kawasan konservasi. Ia dapat bergerak dari lahan yang telah dibuka menuju semak, hutan sekunder, hutan rawa dan gambut.
Ketika kebakaran terjadi berulang, persoalannya bukan lagi sekadar berapa