JAKARTA, KOMPAS.com - Emas kembali mendapat tempat dalam strategi pengelolaan cadangan bank sentral.
Bukan semata karena pergerakan harganya, tetapi karena sejumlah bank sentral mulai melihat emas sebagai instrumen untuk menghadapi risiko yang muncul dari inflasi dan ketidakpastian geopolitik.
Perubahan ini terlihat dari aktivitas pembelian emas oleh bank sentral sepanjang 2026.
Berdasarkan laporan terbaru World Gold Council (WGC), dikutip pada Minggu (6/9/2026), bank sentral mencatat pembelian bersih atau net buying emas sebesar 23 ton pada Juli 2026.
Secara kumulatif, bank sentral