SETIAP kali El Niño datang, kemarau selalu dibaca sebagai bencana: tanah mengering, produksi menurun, sungai mengering, dan kebakaran lebih mudah meluas. Tetapi ekonomi bencana sering kali lebih rumit.
Ketika El Niño mengurangi hasil panen, pasar mungkin justru memberi harga lebih tinggi.
Ironisnya, mereka yang paling terdampak kekeringan belum tentu memiliki cukup hasil untuk menikmati kenaikan harga itu.
Pertanyaannya bukan semata apakah harga komoditas akan naik atau turun.
Pertanyaan yang lebih penting adalah: siapa yang memperoleh keuntungan dari kenaikan harga komoditas