Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof. Tjandra Yoga Aditama menjelaskan bahaya menghirup abu vulkanik bagi paru-paru dalam waktu yang lama.
"Abu vulkanik adalah campuran dari mineral, bebatuan dan partikel kaca yang keluar waktu letusan gunung berapi," kata Prof. Tjandra kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Menanggapi meluasnya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau di perairan Selat Sunda, Prof. Tjandra menyampaikan bahwa abu yang terhisap masuk ke paru dan saluran napas secara langsung akan