REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memperketat pemantauan kualitas udara setelah adanya laporan endapan abu, serta memperkuat koordinasi dengan BMKG, PVMBG, BPBD dan Dinas Kesehatan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan pemantauan tersebut menjadi dasar penyampaian peringatan dan penyesuaian langkah perlindungan warga.
“Setiap perubahan kondisi harus segera diikuti pembaruan informasi agar warga tahu langkah yang perlu dilakukan. Perlindungan petugas kebersihan di lapangan juga harus dipastikan,” kata Dudi