Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan perkembangan pemantauan erupsi Gunung Anak Krakatau. Lana Saria menjelaskan penyebab erupsi Gunung Anak Krakatau yang berulang.
"Kita sedang dilanda erupsi gunung berapi, Gunung Anak Krakatau, di mana gunung ini mulai aktif sebenarnya dimulai Juli 2026 dan aktivitas tertinggi ada di tanggal kemarin 5 September 2026. Jadi ini ada beberapa kekhawatiran tentunya terhadap aktivitas dari Gunung Krakatau bahwa aktivitas Gunung Krakatau saat ini memang meningkat dibandingkan periode sebelumnya, ditandai oleh erupsi yang berulang