Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan tak semua erupsi Gunung Anak Krakatau dapat memicu tsunami. Badan Geologi terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Hal tersebut merupakan jawaban Lana atas pertanyaan apakah aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini memicu tsunami seperti di tahun 2018. Ia menjelaskan perbedaan erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi di 2026 dengan peristiwa tsunami Selat Sunda pada 2018.
"Bahwa tidak setiap erupsi Gunung Anak Krakatau akan memicu tsunami. Tsunami Selat Sunda pada tanggal 22 Desember