JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria menilai, potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini terbilang kecil, tidak seperti tahun 2018 lalu.
"Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pasca erupsi 22 Desember 2018 ini masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami," kata Lana dalam konferensi pers, Minggu (6/9/2026).
Ia menjelaskan, tidak setiap erupsi Gunung Anak