JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 41 penerbangan Pelita Air terdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi mengatakan, seluruh penerbangan yang terdampak untuk sementara berupa pembatalan.
Adapun penjadwalan kembali akan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi bandara dan NOTAM yang berlaku.
"Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan penerbangan," kata Faik dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan data sementara Pelita Air, gangguan penerbangan tersebut