Liputan6.com, Jakarta - Industri smartphone tengah menghadapi guncangan terhebat sepanjang sejarah. Fenomena kelangkaan chip memori global yang berlangsung sepanjang 2026 menjadi pemicu utama melambungnya harga ponsel.
Kondisi ini memaksa konsumen membuang cara lama dalam memilih perangkat. Bukan lagi silau oleh besaran RAM, melainkan mengutamakan masa pakai serta keandalan jangka panjang.
Guncangan ini terjadi akibat perubahan peta produksi. Produsen memori global massal mengalihkan lini produksi DRAM dan NAND ke high-bandwidth memory (HBM) demi menyuplai pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Dynamic