Jakarta, Beritasatu.com - Abu vulkanis dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mencapai ketinggian sekitar 15 kilometer. Di tengah aktivitas erupsi tersebut, Jepang melalui Badan Meteorologi Jepang (JMA) memastikan tidak ada dampak tsunami yang ditimbulkan bagi negaranya.
JMA menyelesaikan penilaian terkait potensi tsunami setelah sebelumnya melakukan pemantauan terhadap kemungkinan perubahan permukaan laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menurut laporan Weathernews, JMA mengeluarkan penilaian tersebut pada pukul 12.30 waktu Jepang atau pukul 10.30 WIB, Sabtu (5/9/2026). Tidak ada perubahan signifikan