JAKARTA, KOMPAS.com - Kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan melalui platform pinjaman daring (pindar) masih menunjukkan pertumbuhan.
Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp 105,14 triliun atau tumbuh 25,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, ekspansi tersebut juga dibayangi tantangan dalam menjaga kualitas pembiayaan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat risiko kredit macet industri yang tecermin dari TWP90 mencapai 4,26 persen pada Juni 2026.
Pertumbuhan industri tersebut turut tecermin dari kinerja sejumlah penyelenggara Pindar.
Salah satunya PT