JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meningkatkan sistem kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak aktivitas erupsi pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.
Guna memastikan respon cepat dan koordinasi yang optimal dalam menjaga keselamatan masyarakat, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin Muchlisin menyampaikan beberapa poin imbauan penting kepada masyarakat serta pihak terkait dalam menghadapi ancaman erupsi tersebut.
"Guna menghindari gangguan serius pada kesehatan, diimbau agar masyarakat yang terdampak abu vulkanik menggunakan masker untuk memfilter masuk dalam sistem pernapasan," kata Noer kepada Kompas.com, Minggu