Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya soal potensi adanya gelombang besar atau tsunami akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari meminta agar publik menunggu informasi yang bersumber dari pemerintah.
"Mengimbau kepada masyarakat untuk merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah dan tidak meneruskan kabar seperti potensi tsunami," katanya dalam keterangannya, pada Minggu (6/9/2026).
Qodari menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau berikut dengan dampaknya.
Informasi