Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pembelajaran di sekolah dilakukan daring selama dua hari untuk mengantisipasi adanya abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di wilayahnya.
"Sekolah juga dalam dua hari ini, kami minta untuk melakukan pembelajaran secara daring," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengatakan hal tersebut dilaksanakan untuk mempertimbangkan aspek kesehatan bagi siswa sekolah di wilayahnya, akibat adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Selain itu untuk seluruh kegiatan sekolah, terutama