JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan meminta perguruan tinggi di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengambil langkah strategis untuk melindungi sivitas akademika dari paparan debu vulkanik.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan perguruan tinggi yakni mengurangi aktivitas di luar kampus. Proses pembelajaran dan aktivitas akademik lainnya juga dapat dialihkan ke sistem daring atau hybrid.
"Dalam rangka menjaga kesehatan sivitas akademika, kami mengimbau kepada seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk mengambil langkah-langkah