Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan aman untuk memperluas ruang perempuan dalam berkarya, membangun jejaring, hingga mengambil peran kepemimpinan di industri kreatif.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekraf (Wamenekraf) Irene Umar mengatakan perempuan memiliki kontribusi besar dalam sektor ekonomi kreatif, dengan proporsi sekitar 58 persen, terutama pada subsektor fesyen, kriya MK dan kuliner.
“Sekitar 58 persen sektor ekraf didominasi oleh perempuan, khususnya di subsektor seperti fesyen, kriya dan