Kendaripos.co.id -- Rusia disebut diam-diam membantu Iran mengembangkan teknologi rudal jelajah supersonik meski mendapat peringatan dan ancaman dari Amerika Serikat (AS).
Temuan tersebut terungkap dalam laporan investigasi Financial Times. Menurut laporan itu, program pengembangan rudal tersebut telah dimulai sejak 2023 dan berpotensi memungkinkan Teheran menyerang kapal induk AS maupun kapal-kapal lainnya di Timur Tengah apabila terjadi perang.
Dilansir dari CNN, Financial Times menyebut investigasinya didasarkan pada korespondensi, catatan perjalanan, serta paten militer Rusia.
Program tersebut bahkan digambarkan sebagai salah satu