Jakarta, Beritasatu.com - Dolar AS melemah pada perdagangan Senin (7/9/2026), meskipun pasar mulai meningkatkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September. Investor kini menanti data inflasi Amerika Serikat yang akan menjadi penentu arah kebijakan moneter berikutnya.
Terhadap mata uang lainnya, indeks dolar AS turun 0,07% menjadi 99,09. Posisi tersebut tidak jauh dari level terendah baru-baru ini di 98,558.
Pergerakan dolar relatif terbatas pada awal perdagangan Asia karena pasar Amerika Serikat libur. Mata uang tersebut juga kesulitan mempertahankan penguatan