JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terus mengembangkan bisnis anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) atau Infranexia, sebagai perusahaan infraco yang menjadi mesin monetisasi bisnis fiber optic perseroan.
Sejak 2025 lalu, TLKM telah melakukan pemisahan (spin-off) bisnis wholesale fiber connectivity Infranexia. Seluruh portofolio bisnistersebut dialihkan kepada Infranexia, yang 99,99 persen sahamnya dimiliki perseroan.
Spin-off ini menjadi strategi Telkom sebagai holding untuk memperjelas struktur bisnis sekaligus membuka ruang peningkatan nilai (value unlock) aset infrastruktur digital.
Direktur Wholesale