Liputan6.com, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau mengalami penurunan. Namun, potensi terjadinya erupsi susulan dipastikan masih tetap ada.
Kepala PVMBG Rita Susilawati menyampaikan bahwa meskipun alat pemantauan mencatat tren penurunan, hal tersebut tidak mengindikasikan aktivitas gunung api di perairan Selat Sunda itu telah sepenuhnya berhenti.
"Memang saat ini alat pemantauan kami memonitor aktivitas Gunung Anak Krakatau menurun, tetapi menurunnya itu bukan berarti akan berhenti aktivitasnya. Kemungkinan