Jakarta (ANTARA) - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencari informasi, membuat gambar, membantu pekerjaan, bahkan hingga menjadi tempat menyurahkan isi hati. Teknologi ini bekerja dengan mengandalkan komputer dalam jumlah besar yang berada di pusat data atau pusat data.
Di balik kemudahan tersebut, ada satu dampak lingkungan yang mungkin belum banyak diketahui, yakni penggunaan air.
Lantas, apakah AI benar-benar membuat jumlah air di Bumi berkurang?
Secara sederhana, AI tidak membuat air di