Liputan6.com, Jakarta - Operasional penerbangan di lima bandara telah dibuka seiring Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNI) atau AirNav Indonesia kembali menerbitkan Notam. Lima bandara itu sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak Minggu, 6 September 2026.
EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menuturkan, bandara itu meski telah beroperasi, lima bandara tetap berada dalam pemantauan. Hal ini mengingat awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di wilayah penerbangan.
Ia menuturkan, dari ke lima