REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Media pemerintah Iran pada Senin (7/9/2026) mengumumkan bahwa sebuah rudal balistik dengan kemampuan yang perbaruai telah mendemonstrasikan doktrin baru, Teheran "akan mengambil aksi terhadap ancaman, meski ancaman itu belum dilancarkan." Laporan media itu berulang kali mengutip komentar dari Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezeai yang mengeklaim bahwa sebuah rudal terbaru Iran sukses diuji coba terhadap kapal induk Amerika Serikat (AS).
Namun, tidak dijelaskan apakah rudal terbaru yang dimaksud Rezaei itu adalah rudal dengan bahan bakar padat, Qasem Basir.