REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Data 74,1 juta keluarga dan 239,8 juta anggota keluarga hasil Pendataan Keluarga 2025 menjadi salah satu sumber dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut mencakup informasi kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, serta data individu anggota keluarga.
Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono mengatakan, pemutakhiran data diperlukan untuk menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga secara lebih aktual. Kemendukbangga/BKKBN juga melakukan koordinasi dalam pemanfaatan data keluarga untuk pemutakhiran DTSEN.
“Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen untuk terus mendukung penyempurnaan dari DTSEN.