Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan tekanan di pasar saham Indonesia belum sepenuhnya berakhir meskipun kinerja bursa membaik sepanjang pekan lalu. OJK menilai pemulihan pasar perlu diikuti keputusan investasi yang lebih rasional dan berlandaskan fundamental perusahaan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi mengatakan, perbaikan pasar menjadi indikasi awal bahwa mekanisme perdagangan mulai berjalan lebih terkendali setelah investor menghadapi tekanan dan ketidakpastian.
“Kondisi pasar yang membaik sepanjang pekan lalu tentu tidak berarti seluruh tekanan telah berakhir. Namun,