Jakarta, CNBC Indonesia - Istilah corporate psychopath atau 'psikopat korporat' di dunia kerja sering kali terdengar familier, tetapi tak jarang disalahartikan. Sosok manajer manipulatif yang menghalalkan segala cara demi ambisi pribadi kerap menjadi tropi populer, meski bukti empirisnya masih memicu perdebatan di kalangan akademisi.
Studi riset yang sempat viral pada 2016 pernah mengklaim 1 dari 5 pekerja profesional memiliki kecenderungan psikopat, walau laporan tersebut ditarik kembali dua tahun kemudian. Para psikiater sendiri mencatat hanya sekitar 1% dari populasi umum yang