JAKARTA, KOMPAS.com - Kopassus akhirnya menjelaskan soal pistol Letda Inf AG yang tiba-tiba meletus di Gudang Senjata Grup 2 Kopassus dan menyebabkan Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid meninggal dunia.
Kepala Penerangan Kopassus Kolonel Inf Indra Mardianto mengatakan, Letda AG diduga lalai atau dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) penanganan senjata api.
“Kelalaian tersebut diduga berupa tindakan mengokang pistol tanpa terlebih dahulu memastikan kondisi kamar peluru, termasuk memastikan ada atau tidaknya amunisi di dalamnya,” jelas Indra dalam keterangannya kepada Kompas.com, Rabu