Tokyo (ANTARA) - Tiga bulan setelah gempa bumi bermagnitudo 7,1 melanda Prefektur Kumamoto, Jepang, lebih dari 1.000 orang masih mengungsi di pusat-pusat evakuasi.
Mereka masih menunggu hunian sementara untuk dapat kembali menjalani kehidupan normal.
Gempa tersebut terjadi pada 28 Juli sekitar pukul 16.27 waktu setempat dan merusak rumah warga.
Hingga Senin (26/10), jumlah korban tewas tercatat 38 orang, yang 36 di antaranya akibat dampak bencana dan 2 orang lain meninggal saat bencana terjadi. Secara keseluruhan, jumlah korban mencapai 420 orang.