Di ruang kerjanya di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mohammad Sanower Hossain menyambut tamunya dengan ramah.
“Apakah kamu mau kopi?” tanyanya.
Pertanyaan sederhana itu mencairkan suasana. Obrolan pun mengalir, mulai dari perjalanan akademik, pengalaman meneliti di sejumlah perguruan tinggi, hingga keyakinannya tentang makna sebuah penelitian.
Pria yang akrab disapa Mr. Sanower ini bukan sekadar dosen yang menghabiskan waktu di laboratorium.
Namanya tercatat dalam daftar Top 2% Scientists in the World, pemeringkatan ilmuwan yang disusun berdasarkan data publikasi dan sitasi.