Liputan6.com, Jakarta - Praktik curang di sektor pangan kembali terbongkar. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengendus adanya dugaan kejahatan mafia pangan yang mengubah beras bersubsidi Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium di kawasan Jakarta Timur.
Tindakan tak bertanggung jawab ini dinilai sangat merugikan konsumen. Pasalnya, beras SPHP yang semestinya dijual kepada masyarakat seharga Rp 12.500 per kilogram, dipoles sedemikian rupa lalu dipasarkan sebagai beras premium dengan harga melonjak hingga kisaran Rp 17.000 per kilogram.
"Ini