Iran berupaya mempercepat pelaksanaan rencana perdamaian dengan Amerika Serikat dari tujuh hari menjadi hanya empat hari.
Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya para mediator menggelar pertemuan di Turki sebelum 4 November untuk mencegah pecahnya kembali konflik militer antara AS-Israel dan Iran.
Dilansir Al Arabiya pada Rabu (28/10), proposal terbaru mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, serta penyelesaian persoalan program nuklir Teheran.
Proposal itu juga mencakup kemungkinan mengundang inspektur internasional untuk memeriksa fasilitas nuklir