MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Kecerdasan seorang muslim tidak cukup diukur dari keberhasilannya menjalani kehidupan dunia. Kemampuan mengendalikan hawa nafsu, mengingat kematian, dan mempersiapkan kehidupan akhirat juga menjadi ukuran penting dalam menjalani kehidupan sebagai hamba Allah.
Pesan tersebut disampaikan Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Asep Setiawan dalam kajian di Masjid KH Sudja, Yogyakarta, Senin (26/10).
Asep menjelaskan, manusia kerap mencurahkan banyak perhatian untuk meraih cita-cita duniawi, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga kepemilikan harta. Namun, kesibukan mengejar kehidupan dunia dapat