Wacana kesepakatan pembagian kekuasaan antara blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Gadi Eisenkot mulai mencuat.
Stasiun televisi Israel, Channel 14, melaporkan usulan mengenai koalisi dua partai peraih suara terbanyak di pemilihan umum (pemilu) Israel setelah kemungkinan besar mengabaikan Partai-partai Arab.
Dalam usulan tersebut, Netanyahu akan memimpin pemerintahan selama dua tahun sebelum menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Eisenkot.
Sebagai imbalannya, Eisenkot disebut harus mengundurkan diri dari dunia politik dan menerima pengampunan penuh atas kasus korupsi yang sedang dihadapi Netanyahu.