Ekonomi

Pengusaha Respons Wacana Pembalut Kena Pajak

Tanggal asli: 30 Oktober 2026 20:50 Sumber: DetikFinance
Pengusaha Respons Wacana Pembalut Kena Pajak

Ramai di media sosial (medsos) soal pembalut dikenakan pajak. Banyak netizen mempertanyakan alasan pembalut perlu dikenai pajak, padahal hal tersebut merupakan kebutuhan dasar perempuan.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyatakan pihaknya masih menampung wacana tersebut. Dia enggan merespons lebih jauh apakah dia dan institusinya setuju dengan wacana ini atau tidak.

Yang terpenting kata Anin, setiap upaya penambahan penerimaan negara perlu diimbangi dengan insentif untuk mendorong investasi.