Demensia kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan. Akibatnya, perubahan daya ingat dan perilaku pada lanjut usia (lansia) sering kali hanya dipandang sebagai pikun biasa. Padahal, anggapan tersebut dapat menyebabkan gejala awal demensia terlambat dikenali sehingga penanganan dan persiapan perawatan tidak dapat dilakukan sejak dini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 55,2 juta orang di seluruh dunia hidup dengan demensia pada 2019. Seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya proporsi populasi lanjut usia, jumlah penderita Alzheimer dan jenis demensia lainnya diperkirakan