Muhammadiyah tidak anti politik. Namun, politik tidak boleh sekadar menjadi arena perebutan jabatan dan kekuasaan. Politik harus menjadi instrumen dakwah untuk memperjuangkan keadilan, memengaruhi kebijakan publik, dan menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat.
Hal itu disampaikan Dr. Suli Da’im, MM dalam Pengajian Sinergi Masjid Baitul Arqom Kedurus Dukuh, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karang Pilang, Surabaya, Ahad (1/11/2026).
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) tersebut membawakan kajian bertajuk “BerIslam, BerMuhammadiyah, dan Berpolitik”.
Menurut Wakil Ketua Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi