Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan ekspor listrik masih dapat berlanjut selama negara calon pembeli menyepakati harga yang telah ditawarkan pemerintah Indonesia.
"Selama harganya cocok, ikuti harga kita, memungkinkan dong. Tapi kalau harganya tidak cocok, kami akan memprioritaskan untuk kebutuhan di dalam negeri," kata Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Bahlil menjelaskan pemerintah telah melakukan perhitungan harga ekspor listrik melalui Kementerian ESDM. Oleh karena itu, dia meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tidak