Sejumlah perusahaan yang terafiliasi dengan grup usaha Sinarmas dan Salim buka suara setelah petinggi perusahaan mereka dikaitkan dengan pemanggilan oleh pemerintah Singapura terkait penyelidikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Sejumlah emiten menyatakan tidak terlibat langsung dalam proses yang dilakukan pemerintah Singapura.
Mereka juga menyebut pemanggilan tersebut ditujukan kepada entitas lain dalam kelompok usaha yang memiliki hubungan kepemilikan dengan perusahaan.
Dari kelompok Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjelaskan salah satu pihak yang menghadiri pertemuan dengan otoritas Singapura