Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan, sebanyak 30% peserta Magang Nasional Angkatan 1 diterima menjadi karyawan di berbagai perusahaan. Salah satu perusahaan yang juga mengangkat peserta Magang Nasional Angkatan 1, yakni detikcom.
Detikcom resmi mengangkat lima peserta Magang Nasional Angkatan 1. Kelimanya kini berkerja di berbagai departemen penting, seperti Product Management, Product Marketing, redaksi detikNews, dan Implementer.
Human Capital Section Head detikcom Nanang Supriyatna membeberkan alasan mengapa kelima peserta ini bisa direkrut menjadi karyawan. Ia menuturkan, para pemagang berprestasi dan kompeten, di samping ada kebutuhan mendesak di departemen tempat mereka bekerja kini.
"Mereka yang diterima, yang lanjut dari program magang menjadi karyawan, adalah mereka-mereka yang tentunya berprestasi secara kompeten dan satu lagi memang ada kebutuhan yang mendesak dari setiap user atau departemen sehingga kita bisa meng-hire mereka," kata Nanang.
Hal tersebut disampaikannya usai acara Launching Pembukaan Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan 2 Tahun 2026 di Pusat Kerja Kemnaker RI, Jakarta, Senin (29/6/2026) ditulis Selasa (30/6/2026).
Salah satu peserta magang yang berhasil diangkat menjadi karyawan, Ahmad Fathan Salim bercerita dirinya tidak menyangka bisa diterima menjadi karyawan detikcom. Terlebih ia mendaftar magang di posisi Product Management, sebuah bidang yang belum ia kenali sebelumnya.
"Posisi untuk Product Manager ini yang pertama, belum pernah ada pengalaman yang relate dan spesifik untuk track (bidang) ini," katanya pada detikEdu.
Selama magang, lulusan kampus Universitas Bina Nusantara (Binus University) ini mengaku banyak mendapat ilmu dari mentor-mentor yang ada di divisinya. Tidak hanya mentor yang berasal dari satu tim, tapi lintas tim, bahkan departement.
"Banyak ngasi knowledge, ilmu-ilmunya. Jadi vibes-nya di detikcom itu sangat-sangat family banget, sangat-sangat merasa diajarin seperti keluarga banget, jadi pokoknya asik banget," sambungnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh rekan Fathan yang diterima di divisi serupa, Nadisa Azahra Putri. Nadisa sempat tidak menyangka dirinya bisa diterima di detikcom mengingat batch seleksi yang ia ikuti memiliki jangka waktu cukup cepat.
Ia mengaku sangat diterima di detikcom dengan lingkungan kerja yang dianggap seperti keluarga. Tidak hanya itu, ia menyebut kelebihan detikcom adalah memiliki jam kerja yang fleksibel.
"Jam kerjanya juga fleksibel dan juga memang aku basic-nya sebelumnya sudah ada sebagai product manager, jadi kurang lebih kerjanya aku udah hafal," ujar Nadisa.
Nadisa dan Fathan menceritakan bila keduanya diterima sebagai karyawan sekitar 20 hari setelah offboarding magang berakhir. Keduanya kini telah resmi menjadi staff di divisi Product Management di detikcom.
Namun, ada dua peserta Magang Nasional detikcom yang memiliki masa tunggu kerja lebih singkat, lo. Keduanya adalah Adhfar Aulia Syuhada dan Abyasa Bhanuaji.
Adhfar mengaku dari masa berkuliah di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, ia kerap mengikuti pers mahasiswa. Pengalaman itu ia bawa untuk mendaftar Magang Nasional di detikcom dan diterima hingga kini menjadi karyawan.
Lebih cepat dibanding Nadisa dan Fatan, Adhfar mengaku dihubungi oleh tim HR dan ditawari jadi karyawan. Ia mengikuti proses rekrutmen menjadi karyawan dua hari setelah masa offboarding.
"Jumat selesai offboarding, nah hari Seninnya itu langsung ikut proses rekrutmen. Jadi kira-kira kalau dari hari terakhir magang ke hari pertama kerja itu ada kira-kira 10 hari," bebernya.
Sementara Abyasa, yang biasa dipanggil Aby, menceritakan dirinya sempat mendaftar Magang Nasional Angkatan 1 batch 1, tapi sempat gagal. Namun, ia tidak menyerah dan mencoba untuk batch selanjutnya dan diterima di detikcom.
Aby bahkan langsung diterima menjadi karyawan usai selesai magang. Ketika masa magang selesai, ia mengaku sudah melakukan tanda tangan kontrak.
"Jadi selama minggu-minggu terakir magang itu, aku sekaligus menjalani proses rekrutmennya. Jadi ketika masa magangnya sudah selesai, langsung tanda tangan kontrak," kata Aby.